Cara Membuat Mind Mapping

Di era sekarang ini, mind mapping adalah salah satu teknik atau metode yang biasa digunakan untuk proses belajar yang dapat memaksimalkan kerja otak kanan dan otak kiri.

Nah, dibawah ini adalah cara-cara untuk membuat mind mapping .

 

  1. Cari media yang ingin digunakan

Sebenarnya kamu bisa menggunakan media buku, tetapi jika untuk presentasi atau meeting kamu bisa memilih media seperti kertas besar atau papan tulis

Bila memungkinkan, pilih media dengan bentuk landscape. Hal ini untuk memudahkan proses pembuatan mind map, khususnya ketika konsep terus berkembang.

Jika ingin menggunakan kertas untuk mempresentasikannya ke klien atau atasan, buat drafnya terlebih dahulu di kertas lain.

 

  1. Tentukan tema besar

Langkah selanjutnya dalam menciptakan mind mapping adalah untuk menentukan tema besar atau konsep yang akan menjadi core utama.

Pastikan untuk meletakkan tema utama di tengah-tengah kertas atau papan tulis, agar penulisan cabang lainnya menjadi lebih mudah.

Jika kamu menggunakan media vertikal, bisa juga letakkan tema utama di bagian atas, sehingga mind map akan berbentuk menurun ke bawah dari tema utama.

 

  1. Buat sub-tema

Setelah menentukan tema besar, hal berikutnya yang perlu kamu lakukan saat membuat mind mapping adalah memilih tema turunan yang akan dihubungkan dengan garis bercabang.

Ketika membuat cabang, usahakan untuk membuat garis yang tidak terlalu lurus.

Hal ini ditujukan untuk membuat mind map tidak terasa begitu kaku dan mempermudah kamu untuk memahami isinya. Gunakan keyword yang sesuai dengan temanya agar mind mapping kamu terstruktur dan mudah dipahami.

 

  1. Gunakan warna menarik

Penggunaan warna yang menarik dalam mind mapping adalah salah satu kunci utama agar hasil brainstorm dapat digunakan secara optimal.

Sebagai contoh, kamu bisa membuat mind map dengan tema besar marketing.

Di sub-tema, kamu akan menuliskan mengenai digital marketing, content marketing, dan lain-lain dengan spidol warna merah dan biru.

Lalu, tema turunan di masing-masing topik akan mengikuti warna dari topik besar tersebut.

Ketika kamu menggunakan warna untuk sub-tema atau topik-topik tertentu, otak akan lebih mudah mengasosiasikannya dengan topik tersebut.

 

  1. Tambahkan gambar

Tips terakhir dalam membuat mind mapping adalah untuk memasukkan gambar.

Mengapa demikian? Sebab, sama halnya dengan warna, gambar juga dapat membantu otak kamu dalam mengasosiasikannya dengan topik-topik tertentu.

Simbol juga bisa digunakan untuk mendapatkan efek tersebut.

Selain membantu proses asosiasi otak, gambar juga dapat berfungsi sebagai pengganti kata-kata.

Jadi, mind map kamu tidak hanya penuh dengan kata-kata saja, tetapi juga divariasikan dengan gambar.

 

 

 

Nah, diatas adalah cara-cara membuat mind mapping. Teknik ini menggunakan penjabaran secara visual dan cara ini diyakini lebih efektif dibanding menggunakan list materi. Jika dahulu diketahui mind mapping hanya digunakan digunakan untuk proses belajar di perkuliahan, sekarang metode satu ini sering diaplikasikan di dunia pekerjaan lho.

Kamu bisa menggunakan mind mapping untuk keperluan brainstorming, interview, meeting, project management, presentasi, hingga pengambilan keputusan.

Jadi, tertarik kan untuk menggunakan metode mind mapping untuk presentasi kamu ?

Shopping Cart